Langsung ke konten utama

Lika Liku Dunia


Adakalanya hidup ini tak berarti; darah mengalir begitu saja; nyawa terbuang sia-sia. Manusia dianugerahi Tuhan sesuatu yang dinamai "akal", tapi terus merugi dengan berpegang teguh pada kebodohan. Di dunia yang fana ini, apa ada manusia yang menggerakkan akalnya untuk mencari tujuan hidup? Adakah yang beranjak dari tidurnya, berusaha menemukan alasan mengapa kita dilahirkan?

Adakalanya kita tertawa, padahal jauh di sana, kepingan hati rasanya sulit sekali kembali direkatkan. Kadang kita menangis, meski tahu masih ada secercah asa dan cahaya. Manusia sang penipu ulung, bukan hanya penipu sesama, tetapi membohongi hati kecilnya sendiri, lalu tertawa--lagi.

Adakalanya aku merasa akan hidup satu milenium lamanya, menyaksikan era berganti satu demi satu. Namun, sekali saja aku tersandung kerikil, kupikir lebih baik menyudahi hidup. Kehidupan adalah panggung sandiwara, dengan aku sebagai tokoh utamanya. Aku sosok yang paling sengsara, menutup mata dari orang-orang di bawahku yang mengiba, meminta secuil belas kasih.

Adakalanya orang bilang aku sesuci malaikat, sejernih telaga di awang-awang, seputih kertas yang baru selesai dicetak. Hahaha. Sanjungan belaka. Aku muak, tapi suka diayun-ayun begitu. Manusia itu sudah egois, munafik pula. Hahaha. Itu aku.

.

.

.

Itu aku--diriku yang mengaku-aku rapuh.

Kalau kukatakan seperti itu, kamu percaya?

.

.

.

Mungkin aku malaikat yang terkurung dalam neraka, mungkin juga setan yang tersesat di surga. Sebenarnya aku acuh tidak acuh, jadi jangan khawatir. Lika-liku dunia menjadikan struktur pikiranku tak lagi beraturan; membuatku terombang-ambing.

Kalau sudah seperti ini, bagaimana?

TAMAT

ditulis oleh Zahra Annisa Fitri
foto dari Favim, diedit melalui Canva

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Urutan Benua Terbesar

Konban wa, minna-san! Kita tinggal di Bumi, yang tentunya memiliki beberapa benua. Di sini, Miichan mau mengurutkan dari benua yang terbesar ke yang terkecil! Semoga bermanfaat!


1. Asia
Luas wilayahnya 44.580.000 km²Memiliki prosentase daratan sampai 29,4%Benua terbesar dengan populasi terpadat Wilayahnya benua Asia mencakup 8,6% permukaan Bumi yang meliputi daratan luas Afrika-Eurasia tanpa Eropa dan Afrika. Batas antara Asia dan Eropa sangat kabur, yakni berasa di wilayah Dardanella, Laut Marmara, selat Bosforus, Laut Hitam, pegunungan Kaukasus, Laut Kaspia, Sungai Ural (atau Sungai Emba), dan Pegunungan Ural hingga Novaya Zemlya, sedangkan dengan Afrika, Asia bertemu di sekitar Terusan Suez. Sekitar 60% populasi dunia tinggal di Asia. Wilayah Asia merupakan benua Asia ditambah kepulauan di sekitar Samudra Hindia dan Pasifik.

Model Sel Tumbuhan

Minggu lalu, Miichan bersama teman-teman sekelompok Miichan (Ina, Anneechan, Deannova), kumpul untuk membuat model sel ini dan hari Jum'at kemarin dikumpulkan ^^ Ini dia..



Sayangnya Miichan nggak ada di foto karena Miichan lagi sakit, jadi nggak masuk sekolah T_T
Ini keterangan dari model sel tumbuhannya : Bola hijau adalah model dari nukleolus dan bintik pinknya adalah model dari nukles (bagian dari nukleolus)Tali-tali biru di dekat bola hijau yang ada pink-pinknya adalah retikulum, sedangkan tali-tali merah di dekatnya di sebelah kanan (yang numpuk), itu adalah retikulum endoplasma halusTali gepeng merah bersama mangkok (?)dan bola-bola merah yang di dekat tali-tali biru adalah badan golgiSterofom biru di tengah-tengah adala vakuolaLingkaran gepeng kuning yang di tengahnya ada liukan gepeng jingga di bagian tengah adalah mitokandriaTiga lingkaran hijau dengan bulat-bulat kuning adalah kloroplasSterofom bagian samping yang berdiri tegak menjadi penutup model itu adalah dinding se…

Lirik Lagu "Si Patokaan" dan Maknanya

Minna, konbanwa!

Di kesempatan kali ini, Miichan ingin membagikan lirik lagu daerah dari Sulawesi Utara, yaitu "Si Patokaan". Dan pastinya nggak akan srek kalau belum dilengkapi makna dari liriknya. Oke, langsung saja! :D

~ SI PATOKAAN ~ Sayang sayang, Si Patokaan Mantego-tego gorokan Sayang Sayang sayang, Si Patokaan Mantego-tego gorokan Sayang
Sako mangemo tanah man jauh Mangemo milei lek lako Sayang Sako mangemo tanah man jauh Mangemo milei lek lako Sayang
Lagu ini memiliki pola penuturan pantun. Sementara maknanya sendiri adalah ungkapan perasaan cinta sekaligus khawatir dari seorang Ibu pada anaknya yang sudah beranjak dewasa dan telah wajib mencari nafkah sendiri, biasanya anak laki-laki. Perasaan khawatir ini erat kaitannya dengan sebab "sang anak hendak merantau". Jika dilihat lebih dalam, lirik lagu ini secara utuh mengandung doa dan motivasi. Oh ya, Si Patokaan sendiri berarti orang-orang yang termasuk dalam wilayah Minahasa di Provinsi Sulawesi Utara.

Tet…