Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Ujian Akhir Semester Agama dan Etika Islam 2020/2021

  Tulisan berikut ditujukan untuk mata kuliah KU2061-19 Agama dan Etika Islam Zahra Annisa Fitri (15419031). [1] a.      Kedudukan akhlak bagi manusia diletakkan Islam sebagai misi yang amat penting karena ruang lingkup Islam tidak bisa lepas dari tiga komponeen, yaitu akidah, syariat, dan akhlak . Selain itu, salah satu tujuan Rasulullah diutus ke bumi adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia dengan adanya ajaran Islam dan menjadi suri tauladan dengan itu sebagaimana Q.S Al-Ahzab:21 yang berarti, “ Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah ,” dan H.R. Muslim di mana Rasulullah bersabda, “ Sesungguhnya saya ini diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia .” Akhlak merupakan sikap dari setiap manusia yang dilakukan demi kesempurnaan akidah dan syariat atau ibadahnya. Di dalam al-Qur’an, terdapat ayat-ayat yang mengandung nilai akh

Review Seminar “Pendidikan Karakter Muttaqin di Masa Covid-19”

Tugas ini ditulis untuk mata kuliah KU2061-19 Agama dan Etika Islam Zahra Annisa Fitri (15419031).   Menurut al-Qur’an, karakter muttaqin ditunjukkan dengan sejumlah tindakan, di antaranya beriman kepada yang ghaib, mendirikan shalat, menafkahkan sebagian rezeki yang telah dianugerahkan, serta mengimani al-Qur’an dan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya. Mereka itulah orang-orang yang beruntung dan tetap mendapat petunjuk dari Allah.

Resume Paper “Islamic Character Education and Nationalism Insight of Students in the Era of Industry 4.0”

  Tugas ini ditulis untuk mata kuliah KU2061-19 Agama dan Etika Islam Zahra Annisa Fitri (15419031).   One of the Industrial Revolution 4.0’s highlights is the ability to carry out disruption or revolutionary changes in the world of business competition. The Industrial Revolution 4.0 has a wider scale, scope, and complexity also has fundamentally changed human life and work. All disciplines are affected by advances in new technologies that integrate the physical, digital, and biological worlds.

Konsep Pernikahan Ideal dan Langkah Mencapainya

   Tugas ini ditulis untuk mata kuliah KU2061-19 Agama dan Etika Islam Zahra Annisa Fitri (15419031).   Dalam kehidupan, manusia memiliki sejumlah kebutuhan, termasuk kebutuhan biologis. Sebagai rahmatan lil ‘alamin , Islam menetapkan bahwa cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut hanya melalui pernikahan. Namun, al-Qur’an menjelaskan bahwa di antara tujuan pernikahan adalah agar mempelai laki-laki dan perempuan mendapatkan kedamaian dalam hidup seseorang ( litaskunu ilaiha ). Ini berarti pernikahan sesungguhnya bukan sekedar sebagai sarana penyaluran kebutuhan biologis. Lebih dari itu, pernikahan juga menjanjikan perdamaian hidup bagi manusia di mana setiap manusia dapat membangun surga dunia di dalamnya. Selain memperoleh ketenangan dan kedamain, pernikahan juga ditujukan untuk menjaga keturunan ( hifdzu al-nasli ). Inilah hikmah disyariatkannya pernikahan dalam Islam.

Fatimah al-Fihri: Wanita Muslim Pendiri Universitas Pertama di Dunia

 Tugas ini ditulis untuk mata kuliah KU2061-19 Agama dan Etika Islam Zahra Annisa Fitri (15419031). Fatimah al-Fihri adalah seorang wanita muslim pendiri Universitas Qairouan (Al-Qarawiyyin), universitas pertama di dunia yang terletak di Maroko. Kehadiran universitas ini nantinya mengubah wajah seluruh pendidikan tinggi di dunia. Universitas ini juga berpengaruh besar terhadap pendidikan di wilayah Timur Tengah dan Eropa.  Tidak hanya sebagai pendiri semata, keseluruhan ide dan penentuan lokasi semua berasal dari Fatimah. Fatimah memang berasal dari kota Qairouan, atau yang di masa kini dikenal dengan Tunisia. Saat itu, Qairouan merupakan kota pertama yang menjadi pusat studi Islam di Afrika. Namun, ayahnya sekeluarga kemudian memboyong mereka ke Kota Fes.

Islam sebagai Rahmatan lil ‘Alamin

Tugas ini ditulis untuk mata kuliah KU2061-19 Agama dan Etika Islam Zahra Annisa Fitri (15419031). Pernyataan paradigma Islam sebagai Rahmatan lil’Alamin merupakan sebuah kesimpulan dari firman Allah subhanahu wa ta’ala dalam Q.S. al-Anbiya’ (21) ayat 107 sebagai berikut: وما ارسلنا ك اال رحمة للعا لمين “Dan tidaklah Kami mengutusmu (wahai Muhammad), melainkan (menjadi) rahmat bagi semesta alam.”

Laporan Akhir Pengantar Rekayasa dan Desain

Laporan ini merupakan tugas akhir mata kuliah KU1202-19 Pengantar Rekayasa dan Desain.

Ringkasan Buku Manusia dan Olahraga

Tugas ini ditulis untuk mata kuliah KU1001-19 Olah Raga. OLAHRAGA KESEHATAN Sejalan dengan definisi yang dikemukakan Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO), Departemen Kesehatan menjelaskan pengertian sehat yakni sejahtera jasmani, rohani, dan sosial; bukan saja bebas dari penyakit, cacat ataupun kelemahan. Selain itu, istilah sehat mengandung makna khas jika ditinjau dari ilmu faal. Ilmu faal itu sendiri adalah ilmu yang mempelajari fungsi suatu struktur, khususnya struktur biologik, yaitu jasmani. Dengan demikian, ilmu faal meninjau kesehatan terutama dari aspek jasmaniah sehingga manusia dikatakan sehat jika seluruh organ jasmaninya berfungsi dalam keadaan normal, baik saat istirahat (sehat statis) dan saat bergerak (sehat dinamis).

Analisis Teknis dan Ekonomis Penerapan Vertical Axis Wind Turbine (VAWT) sebagai Pembangkit Listrik untuk Gedung Vertikal

 Makalah ini merupakan makalah untuk tugas akhir mata kuliah FI1202-19 Fisika Dasar IIB.

Politik dan Perencanaan: Konflik dan Ketidaksetujuan

Berikut adalah ringkasan dan refleksi dari bahan yang saya pelajari sebelum kelas berlangsung: Saya melihat orang-orang memiliki pandangan berbeda-beda terhadap konflik. Ada yang menganggapnya menyeramkan, ada yang menganggapnya tantangan, ada yang menganggapnya drama, ada yang menganggapnya sebagai upaya untuk berubah ke arah yang lebih baik. Konflik dapat menjadi hal yang positif jika ditanggulangi dengan baik dengan menghasilkan inovasi dan meningkatkan produktivitas. Sumber konflik bermacam-macam: konflik tujuan, konflik proses, konflik peran, konflik hubungan, konflik sumber daya (kelangkaan), konflik perubahan (ketidakpastian), dan konflik nilai. Konflik dapat meningkat akibat buruknya komunikasi dan tingginya ketidakpastian. Manajemen konflik dapat diatasi dengan matriks konflik oleh Thomas Kilmann yang memuat empat alternatif: kompetisi, penghindaran, kolaborasi, dan akomodasi. Peran perencana adalah sebagai mediator untuk memberikan alternatif solusi dalam menghadapi masalah y

Sungai, Banjir, dan Kebencanaan

Ir. Siswoko membawa paparan kali ini dengan tiga pertanyaan: (a) apa itu banjir, (b) mengapa banjir terjadi, dan (c) bagaimana pengelolaan banjir semestinya. Berkaca ke kondisi saat ini, baik Pemerintah maupun masyarakat “terobsesi” dengan istilah bebas banjir . Padahal, banjir adalah hal yang natural dan tidak mesti menjadi masalah sepanjang manusia memberikan respons yang tepat. Sayangnya, penanggulangan kita terhadap banjir saat ini masih belum tepat. Misalnya, terdapat infrastruktur yang sering diterapkan, tetapi sebenarnya menyalahi hukum alam. Contohnya, normalisasi palung sungai. Menurut Ir. Siswoko, normalisasi yang dilakukan justru melawan kondisi normal sungai yang sebenarnya.

Swift Recovery dan Tourism Recovery: Studi Kasus di Arashiyama, Kyoto, Jepang

Abstrak Taifun Man-yi yang menghantam Jepang pada September 2013 menyebabkan banjir bandang yang merusak Distrik Arashiyama, Prefektur Kyoto. Padahal, Arashiyama merupakan salah satu destinasi wisata nasional di Jepang. Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini ialah swift recovery mendukung tourism recovery di Arashiyama, Kyoto, Jepang. Penelitian ini bertujuan untuk (a) menjabarkan efektivitas swift recovery , (b) menganalisis faktor-faktor penyebab efektivitas keberjalanan swift recovery ; (c) menganalisis aktor-aktor yang berperan dalam keberjalanan swift recovery , serta (d) menjelaskan peran disaster countermeasure dalam tourism recovery di Arashiyama. Metode analisis yang digunakan adalah tinjauan literatur dari artikel utuh berbahasa Indonesia, Inggris, atau Jepang dengan kata kunci " 嵐山 "/”Arashiyama”, “ 迅速な回復 ”/”swift recovery”, “ 台風 18 号 ”/”Typhoon No. 18”, dan “flood”. Terbukti bahwa hipotesis benar. Selain itu, terbukti bahwa swift recovery berjalan den

Talking About Contribution of ASEAN (and Their Youth)

Socially active and politically empowered, ASEAN youth have been provided with many platforms to share their ideas and advocacies and promote cross-cultural understanding on a regional level. Examples of these youth platforms are the Ship for Southeast Asia and the Japanese Youth Program (SSEAYP), and the ASEAN Youth Forum (AYF). They allow the ASEAN youth to join in cultural activities that encourage cooperation and enhance ASEAN awareness. They also provide a chance for youth to represent their countries and act as youth ambassadors, empowering them to generate alternative perspectives in seeing the world through their interactions and learning of other's perceptions. 

Talking About Maximizing Tourism Potential in ASEAN

Southeast Asia has a rich and diverse set of cultural tourism resources. Thus, tourism is one of the priority sectors under the ASEAN Economic Community pillar. We expect that by 2025, ASEAN will be a quality tourism destination offering a unique and diverse experience that is responsible, sustainable, balanced, and inclusive to contribute significantly to the socio-economic well-being of people. Therefore, ASEAN Tourism Strategic Plan (ATSP) 2016-2025 was made.

Talking About Climate Activism (and How ASEAN Participate)

 There is no doubt that CO2 emissions cause global warming. Since the early 1800, scientists have found that greenhouse gases in the atmosphere trap heat. That is why Professor Johan Rockstrom stated that by 2020, we need to bend the global curve of emissions. Then, by 2030, we are required to cut emissions in the world by half. "That is the way to land Earth on a safe trajectory for the future in ten years," he said as the Potsdam Institute for Climate Impact Research director at Davos.

Sama-Sama "Dunia": Bedanya "Yo" (世) dan "Sekai" (世界)

Dalam suatu bahasa, pasti ada sejumlah kata yang makna atau artinya sama, tapi penggunaannya beda. Bukan beda juga, sih, tapi.. apakah "lazim" atau tidak. Misal, kita biasa bilang "tadi malam aku mimpi indah ", tapi rasanya aneh kalau dibilang "tadi malam aku mimpi elok ", padahal indah dan elok  artinya sama, kan? Nah, pastinya dalam bahasa yang lain juga! Pas lagi belajar, aku sadar kalau bahasa Jepang-nya dunia  atau world  bisa 世 (yo) dan 世界 (sekai). Terus bedanya apa, sih, pikirku. Nah, setelah baca-baca, ada yang bilang kalau sekai lebih lazim aja daripada yo , tapi akhirnya aku ketemu dari  Japan Guide  yang kira-kira penjelasan singkatnya begini: Sekai  merujuk ke dunia  secara umum; Yo merujuk ke dunia  yang bisa jadi dunia sekarang (この世 kono yo) atau dunia akhirat (あの世 ano yo). Kono sendiri artinya "... ini" dan ano  artinya "... itu". Contohnya, kono enpitsu  artinya pensil ini , sementara ano enpitsu  artinya pensil itu . Ya

Kenapa Subjek/Objek/Predikat dalam Bahasa Jepang Hilang? (Omissions of Subject, etc)

Salah satu resolusi 2021 saya adalah rutin belajar bahasa Jepang secara otodidak. Acuannya sejauh ini Udemy , tetapi sejujurnya saya tidak punya modal yang besar sehingga saya mengandalkan preview -nya untuk melihat list  kosakata dan tata bahasanya (kalau ada yang ingin mensponsori perjuangan saya belajar bahasa Jepang, boleh banget :D) Kemudian, saya menemukan pelajaran berjudul "Omission of the subject" yang sayangnya tidak menyediakan preview . Akhirnya, saya mencari artikel pendukung di internet dan menemukan ini:  Omissions in Japanese .