Langsung ke konten utama

Konten Original vs Konten Copy Paste

Horaaa~

Sebenarnya Miichan membuat ini karena lagi nggak ada inspirasi. Yah, bukan nggak ada, tapi lagi malas melakukan inspirasi Miichan karena agak ribet, yaitu translate song project dan 1 artikel itu minimal butuh waktu 30 menit. Padahal internet Miichan lola, yah~

Oke, gomennasai untuk basa-basi Miichan yang tidak penting itu. Sekarang, Miichan ingin membahas tentang konten original dan konten copy paste. Ya, saat kita menulis artikel, kita bisa memilih untuk menulis salah satu konten dari dua di atas. Meskipun begitu, tetap saja ada kekurangan dan kelebihan dari masing-masing tipe.

Langsung saja~

KONTEN ORIGINAL
Konten original ini bisa berarti konten yang kita tulis sendiri. Atau seminimalnya isinya terinspirasi dari orang lain, tetapi ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri. Bukan

 'Ctrl+A' + 'Ctrl+C' + 'Ctrl+V'  = Selesai.

Jadi, salah satu keuntungannya adalah memiliki kekhasan sendiri. Contohnya adalah blog Raditya Dika? Kenal? Pasti. Blognya memiliki ciri khas sendiri, dan sekarang dia mampu membuat buku yang laris manis dengan ciri khasnya itu. Hebat sekali, kan?


Keuntungan lainnya adalah :
  • Mendapat kepuasan tersendiri jika tulisan kita dibaca dan dikomentari
  • Sebagai ajang latihan menulis yang baik
  • Blog jadi lebih dihargai
  • Kebebasan penuh dalam berkarya dan menulis tulisan
  • Jika konsisten menulis dengan gaya bahasa yang khas, bisa jadi ada yang tertarik untuk menjadikannya buku
Bagaimana? Menurut Miichan sih, kalau keuntungan dari konten original bersifat kualitas-eh? Maksud Miichan kalau tulisannya bagus. Tetapi, konten original juga memiliki kekurangan, seperti :
  • Waktu yang dibutuhkan dalam membuatnya cukup lama
  • Jika gaya / isi tulisan tidak menarik, blog cenderung sepi
  • Rawan dibajak kalau tulisan kita bagus (antisipasi dengan blog anticopas)
  • Terkadang juga kita cepat bosan menulisnya
Jadi, menurut kalian bagaimana?


KONTEN COPY PASTE
Kita berpindah ke tipe konten yang satu ini. Menurut Miichan, ya, konten tipe ini berkeuntungan dari segi kuantitas. Keuntungannya juga sama menarik dengan konten original, yaitu :

  • Waktu yang dibutuhkan dalam membuat cukup cepat, bisa saja hanya 5 - 10 menit untuk 1 artikel
  • Lebih mudah untuk menyusunnya
  • Lebih mudah menarik pengunjung
  • Membuat kita terbiasa menjadi editor
Tapi, karena adanya kekurangan seperti di bawah ini, membuat konten tipe ini cenderung dihindari. Seperti :
  • Persaingannya sulit, apalagi jika artikelnya sama persis (untung-untungan kalau begini)
  • Cenderung tidak dihargai
  • Bisa menjadi konflik antara pencopas dan yang dicopas
  • Bisa dianggap spam oleh Mbah Google

Jadi, kalian lebih suka menulis artikel dengan konten yang seperti apa? Share ke Miichan di kolom komentar ya, Miichan ingin tahu :D

Sekian yang dapat Miichan sampaikan, tinggalkan jejak, datang lagi, terima kasih yaa ^^)/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Urutan Benua Terbesar

Konban wa, minna-san! Kita tinggal di Bumi, yang tentunya memiliki beberapa benua. Di sini, Miichan mau mengurutkan dari benua yang terbesar ke yang terkecil! Semoga bermanfaat!


1. Asia
Luas wilayahnya 44.580.000 km²Memiliki prosentase daratan sampai 29,4%Benua terbesar dengan populasi terpadat Wilayahnya benua Asia mencakup 8,6% permukaan Bumi yang meliputi daratan luas Afrika-Eurasia tanpa Eropa dan Afrika. Batas antara Asia dan Eropa sangat kabur, yakni berasa di wilayah Dardanella, Laut Marmara, selat Bosforus, Laut Hitam, pegunungan Kaukasus, Laut Kaspia, Sungai Ural (atau Sungai Emba), dan Pegunungan Ural hingga Novaya Zemlya, sedangkan dengan Afrika, Asia bertemu di sekitar Terusan Suez. Sekitar 60% populasi dunia tinggal di Asia. Wilayah Asia merupakan benua Asia ditambah kepulauan di sekitar Samudra Hindia dan Pasifik.

Model Sel Tumbuhan

Minggu lalu, Miichan bersama teman-teman sekelompok Miichan (Ina, Anneechan, Deannova), kumpul untuk membuat model sel ini dan hari Jum'at kemarin dikumpulkan ^^ Ini dia..



Sayangnya Miichan nggak ada di foto karena Miichan lagi sakit, jadi nggak masuk sekolah T_T
Ini keterangan dari model sel tumbuhannya : Bola hijau adalah model dari nukleolus dan bintik pinknya adalah model dari nukles (bagian dari nukleolus)Tali-tali biru di dekat bola hijau yang ada pink-pinknya adalah retikulum, sedangkan tali-tali merah di dekatnya di sebelah kanan (yang numpuk), itu adalah retikulum endoplasma halusTali gepeng merah bersama mangkok (?)dan bola-bola merah yang di dekat tali-tali biru adalah badan golgiSterofom biru di tengah-tengah adala vakuolaLingkaran gepeng kuning yang di tengahnya ada liukan gepeng jingga di bagian tengah adalah mitokandriaTiga lingkaran hijau dengan bulat-bulat kuning adalah kloroplasSterofom bagian samping yang berdiri tegak menjadi penutup model itu adalah dinding se…

Lirik Lagu "Si Patokaan" dan Maknanya

Minna, konbanwa!

Di kesempatan kali ini, Miichan ingin membagikan lirik lagu daerah dari Sulawesi Utara, yaitu "Si Patokaan". Dan pastinya nggak akan srek kalau belum dilengkapi makna dari liriknya. Oke, langsung saja! :D

~ SI PATOKAAN ~ Sayang sayang, Si Patokaan Mantego-tego gorokan Sayang Sayang sayang, Si Patokaan Mantego-tego gorokan Sayang
Sako mangemo tanah man jauh Mangemo milei lek lako Sayang Sako mangemo tanah man jauh Mangemo milei lek lako Sayang
Lagu ini memiliki pola penuturan pantun. Sementara maknanya sendiri adalah ungkapan perasaan cinta sekaligus khawatir dari seorang Ibu pada anaknya yang sudah beranjak dewasa dan telah wajib mencari nafkah sendiri, biasanya anak laki-laki. Perasaan khawatir ini erat kaitannya dengan sebab "sang anak hendak merantau". Jika dilihat lebih dalam, lirik lagu ini secara utuh mengandung doa dan motivasi. Oh ya, Si Patokaan sendiri berarti orang-orang yang termasuk dalam wilayah Minahasa di Provinsi Sulawesi Utara.

Tet…